Sunday, January 27, 2008

YYAAAYYY!!!

horeee… smester 1 udah liwat.. makasi buat pak budi rahardjo buat tugas-tugasnya buat kuliahnya buat nilai kontek gw yang A pastinya,hahahahahahaha…. mm, sbenernya adalah suatu hal yang tidak diduga-duga gw bisa mendapat nilai A karena pas uts dan uas kalo diinget2 jawaban gw kayaknya terlalu seronok,hehe maksud gw terlalu ngjeblak… polos.. ya maklum lah pikiran anak baik2,hahaha…. oke deh, kayaknya ni blog bakal jadi kenangan buat gw semoga aja 3,5 tahun lagi gw buka gw akan merasakan manfaat dari blog ini… dan gw bakal teringat salah satu potongan dari puzzle hidup gw yang indah.caelah…. semuanya, doain gw supaya bisa lulus dari itb cepet2 dan cumlaude.. gw doain lo juga deh… mari kita sukseskan gerakan cumlaude massal!!! yaaaaayyyy!!!!

Posted by Fachry in 15:54:04 | Permalink | Comments Off

Monday, December 17, 2007

ESTIMASI DIAMETER BULAN

Prinsip yang digunakan adalah prinsip segitiga sebangun. Caranya seperti berikut :
-> Percobaan ini harus dilakukan malam hari dimana bulan terlihat jelas…
Gunakan koin atau uang logam yang bentuknya bulat. Tempelkan koin tersebut pada jendela, kemudian lihatlah bulan melalui koin (seperti terjadi gerhana bulan) dan ubah jarak anda terhadap koin sehingga bulan tertutup seluruhnya oleh koin. Ukurlah jarak anda dengan koin dan ukur pula diameter koin.


Lalu untuk menghitnug estimasi diameter bulan digunakan rumus :

 

Dari data-data yang diperoleh, yaitu :
diameter koin = 2,3 cm
jarak bumi-bulan = 3 x 10^8 (saya estimasi, nggak tahu jarak aslinya berapa)
jarak mata-koin = 198 cm

Setelah dihitung, diperoleh hasil yaitu diameter bulan adalah
3480 km


    Setelah diestimasikan, ternyata diameter bulan adalah 3480 km,setelah dilihat di wikipedia diameter bulan adalah 3474 km, jadi nggak beda jauh sama hasil estimasi.

Posted by Fachry in 17:45:43 | Permalink | Comments Off

–ENTREPRENEURSHIP–

Narasumber : Buntoro (CEO PT Mega Andalan Kalasan)

Seminar Kontek tanggal 27 kemarin mengangkat tema yang agak berbeda dengan seminar-seminar sebelumnya. Tema yang diangkat kali ini adalah tentang kewirausahaan atau entrepreneurship. Narasumbernya adalah CEO dari PT Mega Andalan Kalasan, perusahaan yang masuk ke dalam nominasi Best Enterpreneur of the Year.

Jadi sebenernya, apa sih arti dari entrepreneur? Hmm, pak Buntoro ini mengdefinisikan kata ‘Enterpreneur’ sebagai bagaimana seseorang memandang masa depan, mempersiapkan, dan mengeksekusinya pada saat yang tepat dan benar.
    Pendekatan Entrepreneur itu sendiri ada 3 :

  • Pembimbing : Orang yang telah mempersiapkan tetapi tidak dapat mengeksekusi pada waktunya
  • Opportunis : Orang yang selalu menunggu kesempatan untuk mengeksekusi (pasrah)
  • Real Enterpreneur : Orang yang telah dapat memandang masa depan, mempersiapkan dan mengeksekusi pada saat yang tepat.

Menurut pak Buntoro, ‘bukan kita yang mencari uang tetapi uanglah yang akan mencari kita jika kita dapat melakukannya dengan benar’. Sekarang masalahnya adalah definisi dari kata benar itu sendiri. Benar disini dalam arti kata melakukan pendekatan2 enterpreneur. modal dari seorang entrepreneur adalah dirinya sendiri, sehingga untuk seorang entrepreneur wajib bagi dirinya untuk ‘menghargai’ dirinya . Strategi awal dalam memulai usaha adalah :

“Jangan berpikir (berandai2) untuk mempunyai uang, tetapi berfikirlah bagaimana dapat mendatangkan uang”

Satu hal yang juga harus diperhatikan oleh para enterpreneur adalah INTERPRETASI UMUR. Oleh karena itu, jika ingin menjadi seorang enterpreneur penting untuk memulai dari sekarang (masa kuliah), agar ketika usahanya telah berjalan dia tidak akan terganti oleh enterpreneur2 muda yang umumnya lebih muda dan punya semangat yang lebih besar.

Enterpreneur juga harus berani menentukan target setingi2nya dan rasional. Tidak boleh takut akan kegagalan, karena menjadi seorang enterpreneur harus dan pasti pernah gagal. Slogan “Kegagalan adalah kesuksesan yang tertuda” akan terbukti.

Pengusaha Berbasis IPTEK

Ilmu Pengetahuan

(Knowledge)

Business

Technology

Industry

               Bisnis berbasis pengetahuan meliputi 4 aspek :

  •  
    • Knowledge

    • Technology : penggunaan praktis dari pengetahuan

    • Industry

    • Business

Orang dari kalangan yang berbasis ilmu pengetahuan dapat menjadi entrepreneur yang sukses.

Hal ini dapat terwujud dengan membuat sesuatu yang dapat menghasilkan uang yaitu teknologi yang bermanfaat bagi orang banyak. Teknologi hanya dapat dibuat karena adanya ilmu pengetahuan dan juga didukung oleh kreativitas yang tak terbatas. Teknologi inilah yang nantinya akan berkembang di dunia bisnis.

Posted by Fachry in 16:47:25 | Permalink | Comments Off

Friday, November 2, 2007

summary chapter 6

 

Chapter VI
Angka


6.1 Notasi Angka

Standar notasi desimal di US adalah

4,378.1 (Standar notasi desimal di US)

koma menandakan angka ribuan dan titik menandakan desimal

Standar notasi desimal di Eropa adalah

4.378,1 (Standar notasi desimal di Eropa)

Koma digantikan oleh titik untuk menandakan angka ribuan sedangkan koma menandakan desimal

Untuk menghindari kebingungan, maka aturan yang dapat diterima adalah menggunakan spasi untuk menyatakan ribuan dan titik untuk menandakan koma

4 378.1 (Aturan yang dapat diterima)

Untuk angka yang besar dan tidak dapat dituliskan dalam notasi koma, dapat digunakan notasi scientific, contohnya :

6.02 x 1023 (Bilangan Avogadro)

Di komputer, notasi scientific biasa dituliskan menggunakan angka 0 diawal, contohnya :

0.60221367 x 1024

tetapi angka 0 diawal ini biasanya salah digunakan dalam dunia pers, seperti dalam majalah Time, dituliskan

.593 ( Notasi pers)

Tetapi notasi pers ini tidak boleh diikuti oleh para engineer. Untuk menuliskan angka yang lebih kecil daripada satu, harus dituliskan menggunakan angka 0 diawal

0.593 (Notasi Engineering)

 

6.2 Analisa Kesalahan Sederhana (Simple Error Analysis)

Dalam pengukuran tidak akan pernah didapat angka yang persis tepat, karena untuk mendapatkan angka yang tepat dibutuhkan digit angka yang tak terhingga.

Pembedaan antara integer dan bilangan real merupakan hal yang sangat penting di komputer. Komputer dapat menyatakan integer secara tepat, asalkan digit angkanya tidak melebihi batas. Sedangkan, saat komputer memanipulasi bilangan real (“floating-point operations”), ada suatu kesalahan inherent (inherent errors), karena suatu digit bilangan tak terhingga dibutuhkan untuk menuliskan bilangan real secara tepat.

 

Saat pengukuran dilakukan terdapat perbedaan-perbedaan diantara Akurasi ,presisi, kesalahan random , kesalahan sistematik , ketidakpastian , kesalahan

 

  • Akurasi adalah tingkatan dimana nilai yang dilaporkan mendekati nilai “benar” dan tidak ada kesalahan.

  • Presisi adalah tingkatan dimana saat pengukuran diulang didapatkan jawaban yang sama

  • Kesalahan random dihasilkan dari berbagai sumber, misalkan dari kesalahan instrumen

  • Kesalahan Sistematik, kesalahan karena menggunakan metode yang salah dalam pengukuran

  • Ketidakpastian merupakan hasil dari kesalahan random dan menggambarkan sesuatu yang kurang presisi

  Fraksi ketidakpastian (Fractional uncertainty) = uncertainty/ best value

  Presentase Ketidakpastian (Percentage uncertainty)

    = (uncertainty/best value) x 100%

  • Kesalahan (Error) didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai yang dilaporkan dengan nilai yang benar.

Error = nilai yang dilaporkan – nilai yang benar

 

  1. 6.3 Angka Penting

Pokok persoalan dari angka penting adalah bagaimana kita menggunakan angka dan berapa banyak kita mempercayai angka tersebut.

Aturan untuk menentukan angka signifikan ;

  1. Angka penting adalah digit yang akurat, meskipun digit yang terakhir mengandung beberapa error.

  2. Angka yang termasuk angka penting tidak termasuk angka nol yang dibutuhkan untuk meletakkan tanda desimal.

Contoh : 0.00342 mengandung 3 angka penting

342 mengandung 3 angka penting

3. Angka yang dihasilkan dari hubungan matematis memiliki angka penting yang tidak terhingga.

 

Suatu angka dibulatkan saat terdapat digit yang lebih dari cukup pada suatu bilangan. Bilangan dibulatkan diatas apabila angka terakhir yang mengikutinya lebih besar sama dengan 5 (5-9) dan dibulatkan ke bawah apabila lebih kecil dari 5 (antara 4 sampai 0).

Contoh : 0.23946 dibulatkan menjadi 3 angka penting yaitu 0.239

Perlu diperhatikan bahwa pembulatan hanya dilakukan saat jawaban akhir akan dilaporkan, jadi selama proses penghitungan tidak boleh dilakukan pembulatan. Kesalahan yang diakibatkan pembulatan di setiap tahap penghitungan disebut kesalahan pembulatan.

      Prosedur untuk mengalikan atau membagi dengan angka penting :

  1. Tentukan angka penting dari setiap bilangan

  2. Hitung jawabannya

  3. Bulatkan jawabannya sehingga mempunyai jumlah angka penting yang sama dengan angka penting yang paling kecil dari bilangan yang dikalikan

Contoh : 5.0 (2) x 10.624 (5) = 53.120  53 (2 angka penting)

Prosedur untuk menambah atau mengurangi dengan angka penting

  1. Sejajarkan tanda desimal

  2. Tandai angka penting terakhir dari tiap bilangan dengan panah

  3. Hitung jawabannya

  4. Panah yang paling kiri menunjukan angka penting yang terakhir dari jawaban

 

 

 

Posted by Fachry in 15:32:57 | Permalink | Comments Off

Sunday, October 28, 2007

Pembangunan Polisi Tidur

Masalah:
Di lingkungan sekitar rumah kami akan dipasang polisi tidur. Namun, kami menemukan masalah, yaitu ada pendapat pro dan kontra. Warga yang setuju, alasannya agar tidak banyak mobil yang mengebut. Sedangkan yang tidak setuju, alasannya jika dibangun polisi tidur, jalan akan macet, kebanyakan mahasiswa yang tidak setuju, karena waktu menuju kampus akan lebih lama dari waktu biasanya.

Sebagai seorang engineer kita diposisikan untuk menyelesaikan masalah ini berdasarkan moral theories, yaitu:
1. Ethical Egoism
2. Utilitarianism

Ethical Egoism :
Sebagai warga di lingkungan tersebut, kami kurang setuju, karena jalan di lingkungan kami sudah sempit sekali, jika dibangun polisi tidur, pasti akan menambah kemacetan, sehingga akan memperburuk keadaan. Mobil yang melewati polisi tidur akan memiringkan mobilnya, hal ini akan menambah macet jalan.

Utilitarian :

Aspek yang Dilihat +/- (1 – 10) Importance (%)

Keamanan + (9) 27

Kelancaran berkendara + (5) 15

Kenyamanan berkendara + (3) 10

Kecelakaan – (9) 30

Kemacetan – (7) 18

Penghitungan

= ∑ [(+) x persentase] – ∑ [(-) x persentase]

= [(9x27) + (5x15) + (3x10)] – [(9x30) + (7x18)]

= [243 + 75 + 30] – [270 + 126]

= 348 – 396= -48

(Jangan dilakukan pembangunan)

Analisis :
Keselamatan dan kenyamanan berkendara tergantung dari kesadaran pengendaranya sendiri, jika pengendara tertib dan tidak mengebut, pasti keadaan jalan tidak akan macet. Sebaliknya, jika pengguna jalan tidak Mematuhi tata tertib sehingga menyetir ugal-ugalan, walaupun dibangun polisi tidur, tetap saja akan menimbulkan masalah.

Kesimpulan :
Dari kasus di atas maka kami menetapkan agar polisi tidur sebaiknya tidak dibuat. Untuk kenyamanan, sebaiknya tempatkan satpam/petugas untuk mencegah terjadinya ngebut2an

 

Posted by Fachry in 12:59:33 | Permalink | Comments Off

Saturday, October 20, 2007

Problem Solving

Engineer adalah seseorang yang dituntut untuk mampu memecahkan masalah. Oleh karena itu kemampuan memecahkan masalah adalah hal yang wajib dikuasai oleh para Engineer, namun kemampuan memecahkan masalah tidak mungkin diajarkan dengan pendekatan spesifik yang selalu mengarah pada pemecahan masalah. Maka dibutuhkan suatu sistematika pemecahan masalah yang dapat diterapkan secara general pada setiap masalah yang akan dihadapi oleh para Engineer. Namun terlebih dahulu kita harus mengetahui tipe-tipe dari masalah tersebut. TYPES OF PROBLEMS (Tipe-tipe permasalahan) Masalah adalah suatu situasi yang dihadapi oleh satu atau beberapa orang dimana disana tidak ada suatu solusi yang jelas. Beberapa tipe permasalahan yang sering kita alami antara lain :
1. Masalah Riset (Research problems) biasa dialami oleh para peneliti atau scientist yang membutuhkan suatu pembuktian dari hipotesis yang telah dibuat. Contohnya adalah para peneliti membuat hipotesa bahwa CFC (Chloro Fluoro Carbon) merusak lapisan Ozon Bumi, masalahnya adalah bagaimana mendesign suatu eksperimen untuk membuktikan hipotesa tersebut.
2. Masalah Pengetahuan (Knowledge problems) dimana sesorang menghadapi situasi dimana dia tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengerti suatu fenomena.
3. Masalah Troubleshooting terjadi apabila suatu alat tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
4. Masalah Matematis adalah masalah yang seringkali dihadapi oleh para engineer. Dimana pendekatan secara umum adalah untuk mendeskripsikan fenomena fisis dengan model matematis.
5. Masalah sumber daya (Resource problems) adalah masalah yang selalu ditemui di dunia nyata. Tantangan dari pemecahan masalah ini yaitu bagaimana berusaha mengatasi keterbatasan sumber daya (uang,tenaga,dll) untuk menyelesaikan tugas.
6. Masalah Sosial dapat mempengaruhi engineer dalam berbagai aspek. Contohnya apabila suatu pabrik didirikan di suatu daerah yang memiliki kualitas pendidikan yang rendah sedangkan kita memiliki kebutuhan untuk merekrut buruh terlatih maka kita harus mengadakan pelatihan khusus terlebih dahulu untuk mengakomodasi kurangnya pendidikan dari para calon buruh.
7. Masalah design adalah inti dari engineering. Untuk memecahkan masalah design butuh kreativitas yang tinggi, kerja sama dan pengetahuan yang luas. Pertama-tama masalah design harus jelas/spesifik.
Contohnya apabila kita diminta untuk mendesign sebuah mobil, maka harus jelas criteria mobil seperti apakah yang diinginkan, baru kemudian kita bisa membuat design dari mobil tersebut.

PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH
Pendekatan untuk memecahkan masalah harus dilakukan secara berurutan. Tahap awal adalah kualitatif dan umum sedangkan langkah selanjutnya lebih kuantitatif dan spesifik. Elemen dari pemecahan masalah dapat dideskripsikan sebagai berikut :
Identifikasi Masalah adalah tahap pertama dari pemecahan masalah. Untuk pelajar, tahap ini adalah dimana para dosen memberikan pekerjaan rumah pada mahasiswa. Namun untuk engineer, tahap ini biasa dilakukan oleh manajer atau creative engineer. Contoh : manajemen perusahaan mobil sadar kalau pasaran mereka mulai turun, kemudian mereka menantang para engineer untuk membuat suatu mobil yang revolusioner untuk kembali menaikan pasaran mereka.
Sintesis adalah tahap kreatifitas dimana bagian-bagian terintegrasi secara keseluruhan. Sebagai contoh, para engineer kemudian menemukan bahwa mereka dapat menemukan design yang objektif untuk mobil yang baru (irit bahan bakar dan laju yang cepat) dengan mengkombinasikan mesin yang efisien dan design aerodinamis yang halus. • Analisis adalah tahap dimana rencana keseluruhan dipecah menjadi bagian-bagian. Kunci dari tahap analisis adalah membuat pemodelan matematis dari fenomena fisis. Analisis memerlukan logika untuk memilah fakta dari opini,mendeteksi kesalahan, membuat kesimpulan yang benar dari bukti yang telah didapat,menyeleksi informasi yang relevan, mengidentifikasi kesenjangan di dalam informasi dan mengidentifikasi hubungan tiap bagian.
Aplikasi adalah proses dimana informasi yang tepat diidentifikasi untuk memecahkan masalah yang ada.
Komprehensi adalah tahap yang menggunakan teori dan data yang tepat untuk memecahkan masalah yang sebenarnya.

Posted by Fachry in 11:32:11 | Permalink | Comments Off

Tuesday, October 2, 2007

Seminar Konsep Teknologi

Seminar Konsep Teknologi mengangkat masalah Hak Kekayaan Intelektual yang kerap kurang diperhatikan oleh para engineer Indonesia. Padahal Hak Kekayaan Intelektual merupakan hal yang sangat penting agar tidak ada orang lain yang mengakui karya kita sebagai karya mereka. Hak kekayaan Intelektual merupakan hah monopoli yang dapat digunakan untuk melindungi investasi dan dapat dialihkan haknya. Hak Kekayaan Intelektual dapat dibagi menjadi 2, yaitu : A. Hak Cipta, yaitu hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk memperbanyak ciptaannya. B. Hak kekayaan Industri ,yang dibagi lagi menjadi 6, yaitu: 1. Paten, hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi. 2. Merek 3. Desain Industri 4. Desain tata letak Sirkuit terpadu 5. Rahasia dagang 6. Varietas tanaman MORAL RIGHT VS ECONOMIC RIGHT “To promote the progress of science and useful arts, by securing for limited times to authors and inventors the exclusive right to their respect” yang berarti hak kekayaan intelektual bertujuan untuk menunjang proses pengembangan science dan seni dengan menjaga hak eksklusif dari penemu dan pencipta. MORAL RIGHT berasal dari negara Eropa mempunyai inti : 1. Karya cipta merupakan refleksi pribadi dari pencipta 2. Hak moral adalah hak yang melekat pada diri pencipta ECONOMIC RIGHT yang berarti “right to copy”, memberikan kompensasi pada pencipta berupa materi.
Posted by Fachry in 15:56:43 | Permalink | Comments Off

Friday, August 31, 2007

KONSEP TEKNOLOGI 

“Kita sering mendengar istilah teknologi, namun sebenarnya apa yang dimaksud dengan teknologi itu sendiri?” Teknologi memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai sebelum sains dan teknik. Sedangkan yang dimaksud teknik adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik profesional disebut insinyur (sarjana teknik).

Contoh Teknologi yang kita gunakan sehari-hari, salah satunya adalah internet.

Kemunculan Internet dimulai pada tahun 1969, yaitu dibentuknya Rangkaian pusat yang membentuk internet sebagai ARPANET (Advanced Research Project Agency Network, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Film yang menceritakan tentang teknologi salah satunya adalah Die Hard. Film itu mengisahkan tentang Hacker yang berusahan menaklukan Amerika dengan melumpuhkan infrastruktur pemerintahan secara on-line. Film itu menginspirasikan saya untuk belajar tentang programming dan hacking. Oleh Karena itu saya sangat antusias masuk ke STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) ITB *tapi bukan buat jadi hacker jahat lo! hehe*

Posted by Fachry in 03:58:09 | Permalink | Comments Off